Protein dan Lemak Penting dalam Merespon Gula Darah

 

 

ilustrasi : telur by pixabay
 

Seseorang yang menderita penyakit diabetes harus menjaga kesehatannya agar tetap stabil. Salah satunya dengan mengatur pola makan yang sehat. Dengan adanya lemak dan protein di dalam makanan juga berpengaruh terhadap gula darah.

 

Protein dan lemak itu penting karena menentukan respons gula darah. Karena tidak hanya karbohidrat yang bisa meningkatkan pengeluaran insulin, tetapi asam amino dalam protein bisa meningkatkan respon atau pengeluaran insulin.

 

Asupan protein harus lebih tinggi daripada kebutuhan biasanya (20-30%) dari total kalori serhari. Setidaknya 50% berasal dari protein dengan nilai bilogis tinggi, contoh telur susu ikan ayam dari protein hewani.

 

Begitu pula dengan lemak. Lemak yang dianjurkan memang yang tidak mengandung lemak jenuh seperti, alpukat, kacang-kacangan, ikan, kemudian minyak nabati. Sedangkan yang kita hindari itu lemak trans ada di dalam donat dan kue.

 

Peneilitan yang dilakukan pada 2016 mengatakan bahwa penambahan minyak zaitun ke dalam makanan dengan indeks glikemik tinggi dapat menurunkan respons glukosa darah setelah makan. Karena minyak zaitun itu mengandung lemak tidak jenuh, ada kandungan polifenol yang mengandung anti oksidan sehingga efeknya akan lebih baik.

 

Selain itu terdapat 3 faktor intrinsik makanan yang turut memengaruhi respons gula darah, yaitu :

1.         Bentuk fisik makanan.

Contohnya seperti buah potong dengan jus. Respon terhadap gula darah dalam tubuh tentu saja berbeda. Jus tidak sepenuhnya tergolong sehat. Satu gelas jus mengandung kalori yang lebih besar. Jika fungsi gigi masih baik, maka lebih baik untuk mengonsumsi buah potong.

 

2.         Tingkat kematangan buah.

Semakin matang buah, semakin mudah juga untuk kadar gula darah meningkat. Kalau ingin mengonsumsi buah ,sebisa mungkin yang sudah layak konsumsi, tidak yang terlalu matang.

3.         Cara menyiapkan dan memasak makanan.

Contoh antara makanan yang rebus dan panggang, kalau dipanggang kadar gula darah lebih mudah naik daripada olahan yang direbus.

 

Diabetes ini memang belum dapat disembuhkan secara total. Tetapi ada banyak cara agar kita bisa terhindar dari penyakit mematikan ini. Tetap jaga pola makan sehat yang teratur dan mengonsumsi vitamin yang sudah dikonsultasikan terlebih dahulu kepada dokter sebelum mengonsumsi suplemen untuk mendapatkan dosis yang paling tepat.

 

ANDINI SABRINA | PNJ

Comments